Sabtu, Maret 28, 2009

Memperbaiki windows tanpa install ulang !!!

Seringkali kita mendapati kerusakan sistem pada windows, dan biasanya untuk mengembalikan kondisi sistem menjadi normal akan menggunakan aplikasi pendamping seperti Win Doctor, System Mechanic, dan yang lainnya. Tapi pada kondisi tertentu yang bisa dikatakan parah, aplikasi pendamping tersebut tidak bisa berbuat apa-apa. Akhirnya malah install ulang. Buang-buang waktu kan?

Kebetulan sewaktu browsing kesana-kemari menemukan sebuah artikel menarik dari salah satu forum, yaitu tentang memperbaiki kerusakan sistem tanpa harus re-install windows. Saya sendiri belum mencoba, karena blom pernah terganggu dengan “sistem ngadat” hehehehe….

Caranya sendiri cukup mudah yakni :

1/ masukkan cd installasi windows
2/Setelah itu cari sebuah file bawaan dari instalasi windows yang bernama Webfolder.msi atau webfldrs.msi yang letaknya ada di C:\WINDOWS\system32
3/
Eksekusi file tersebut maka akan terbuka kotak jendela WebFldrs XP Welcome Dialog dengan beberapa pilihan yang diantaranya Add/Remove, Remove All, Reinstall, dan Select reinstall mode
, pilihlah select reinstall mode
4/ tandai semua kotak pilihan pada jendela baru yang muncul
5/ pilih ok.
6/ pilih reinstall
7/ setelah selesai restart komputer.....

selamat mencoba :}....


Sabtu, Maret 21, 2009

Pengertian Wireless Application Protocol, Bluetooth dan infrared


Wireless Application Protocol (WAP)

Disingkat dengan WAP. Standar protokol untuk aplikasi wireless (seperti
yang digunakan pada ponsel). WAP adalah sebuah protocol atau sebuah teknik
messaging service yang memungkinkan sebuah hp digital atau terminal mobile
yang mempunyai fasilitas WAP, melihat/membaca isi sebuah situs di internet
dalam sebuah format text khusus. Situs internet ini harus merupakan situs
dengan fasilitas WAP.
Teknologi ini merupakan hasil kerjasama antar industri untuk membuat
sebuah standar yang terbuka (open standard) dan berbasis pada standar
Internet, serta beberapa protokol yang sudah dioptimasi untuk lingkungan
wireless.
Teknologi ini bekerja dalam modus teks dengan kecepatan sekitar 9,6 kbps.
Belakangan juga dikembangkan protokol GPRS yang memiliki beberapa
kelebihan dibandingkan WAP.
Wireless Application Protocol merupakan sebuah protocol pengembangan
dari protocol wireless data yang telah ada. Phone.com menciptakan sebuah versi
standart HTML (HyperText Markup Language) Internet protocol yang didisain
khusus untuk transfer informasi antar mobile network yang efisien. Terminal
wireless dengan HDML (Handheld Device Markup Language) microbrowser, dan
Handheld Device Transport Protocol (HDTP) dari Phone.com terhubung dengan
UP.Link Server Suite yang seterusnya terhubung ke Internet atau intranet
dimana informasi yang dibutuhkan berada. Teknologi inilah yang kemudian
dikenal sebagai WAP.
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.
Keterbatasan perangkat WAP antara lain:
1. Kemampuan Central Processing Unit (CPU) yang lebih rendah dibandingkan
CPU yang digunakan pada perangkat wired (seperti komputer)
2. Keterbatasan ukuran memory
3. Penghematan penggunaan catu daya (power) yang biasanya menggunakan
batre
4. Ukuran display yang lebih kecil dan terbatas
5. Input device yang berbeda dengan device biasa
Disain dari informasi yang dikirimkan melalui WAP biasanya menggunakan
format WML, Wireless Markup Language. WML ini mirip HTML, hanya lebih
spesifik untuk perangkat wireless yang memiliki keterbatasa seperti di atas.

BLUETOOTH

BLUETOOTH adalah menggunakan hubungan radio jarak dekat atau shortrange
radio link untuk pertukaran informasi, sehingga hubungan antar hp, mobile
PC, PDA, dan lainnya dapat dilakukan tanpa gangguan kabel atau
wireless.Nama Bluetooth berasal dari King Harald Bluetooth dari Denmark.
Tujuan dari peluncuran bluetooth ini diantaranya adalah untuk mengganti
spesifikasi IrDA dari InfraRed pada hp dan peralatan mobile lainnya.
Bluetooth menyediakan transfer data 720 Kbps dalam range 40 feet.
Bluetooth menggunakan gelombang radio yang omni direksional dan dapat
menembus dinding. Ini berbeda dengan IrDa yang menggunakan teknologi
pandang dan perlu satu sama lain agar bisa melakukan kontak.
Banyak perusahaan lain juga diundang untuk mendukung teknologi intinya
sehingga diharapkan teknologi ini dapat dipakai dalam banyak peralatan. Radio
ini akan beroperasi pada 2.45 GHz ISM {free band} (Industrial Scientific Medical),
yang memungkinkan pengguna internasional dengan peralatan yang dilengkapi
dengan {Bluetooth} dapat menggunakan peralatan mereka dimana saja diseluh
dunia.

Teekknnoollooggii BBlluueettooootthh
1. Pendahuluan Dari permulaan era komputer kabel
telah digunakan untuk menghubungkan komputer ke yang lainnya, namun
sekarang telah berubah dengan munculnya teknologi Bluetooth [Vainio, 2000].
Bluetooth adalah teknologi pengganti kabel yang bisa menyingkirkan
kesemrawutan kabel-kabel yang terhubung antara komputer dengan keyboard,
mouse, printer, sound system, kamera digital, mesin faksimile, terminal musik
VCD atau MP3 player dan lainnya. Kehadiran bluetooth membuat seseorang tak
lagi dipusingkan dengan kabel apa, warna apa, menuju ke mana, dan harus
dicolok ke mana. Fungsi interkoneksi antarperalatan tersebut dapat digantikan
oleh chipset bluetooth yang dipasang secara built-in pada peralatan elektronik
terkait [Basuki, 2004].

Definisi Bluetooth
Bluetooth adalah teknologi wireless yang terdiri dari
hardware, software dan memerlukan interoperabilitas. Dictionary.com
memberikan pengertian bahwa Bluetooth adalah suatu spesifikasi untuk radio
link short-range antara komputer mobile, telepon mobile, kamera digital dan
perangkat portable lainnya. Dia telah diadopsi tidak hanya oleh semua pemain
utama pada telekomunikasi, komputer, industri entertainment rumahan, tetapi
juga pada bermacam-macam area seperti industri otomotif, perawatan
kesehatan, otomasi dan industri mainan [Justin, 2004].
Sejarah Bluetooth Bluetooth1 adalah nama orang, yaitu Harold Bluetooth
dalam bahasa Inggris atau Harald Blatand dalam bahasa Denmark, raja Viking
Denmark di tahun 940-985, yang berhasil melanjutkan perjuangan ayahnya raja
Gorm Dek Gammel, yang mempersatukan Denmark dengan Norwegia [Scott
South, 2004]. Sekarang, teknologi Bluetooth wireless memungkinkan perangkat
elektronik untuk berhubungan ke perangkat lainnya. Pengembang teknologi
wireless diharapkan dapat menyatukan dunia seperti yang dilakukan Harald
Bluetooth yang mempersatukan Denmark dengan Norwegia. [Justin, 2004].

Bluetooth adalah sebuah trademark oleh Bluetooth Special Interest Group.
Teknologi Bluetooth Wireless adalah dirancang sebagai solusi short-range
connectivity untuk personal, portable, dan perangkat elektronik handheld
[Chatschik, 2001] yang beroperasi pada radio "free band" 2.45 GHz yang
menggunakan teknik frequency hopping untuk menjaga aliran komunikasi
bahkan ruang yang "noisy" [Amkor], dan menjadi standar de facto [Oraskari].
Short-range wireless, standar pengganti kabel yang dikenal sebagai Bluetooth
yang relatif baru.Sejak Mei 1998 pengembangan teknologi Bluetooth SIG telah
dikembangkan oleh sebuah spesifikasi open industry, termasuk skenario aplikasi
dan protokol, dan kualifikasi program yang dirancang untuk meyakinkan enduser
untuk produk Bluetooth [Chatschik, 2001]. 5 (lima) perusahaan promotor
yaitu Ericsson, IBM, Intel, Nokia dan Toshiba membentuk sebuah Special
Interest Group (SIG) dan memulai untuk membuat spesifikasi yang mereka
namai ‘bluetooth’. Pada bulan Juli 1999 dokumen spesifikasi bluetooth versi 1.0
mulai diluncurkan. Pada bulan Desember 1999 dimulai lagi pembuatan dokumen
spesifikasi bluetooth versi 2.0 dengan tambahan 4 promotor baru yaitu 3Com,
Lucent Technologies, Microsoft dan Motorola. Saat ini, lebih dari 1800
perusahaan di berbagai bidang antara lain di bidang semiconductor manufacture,
PC manufacture, mobile network carrier, perusahaan-perusahaan automobile
dan air lines bergambung dalam sebuah konsorsium sebagai adopter teknologi
bluetooth.
instruments, Sony, BMW, Puma, NEC, Casio, Boeing, dan sebagainya [elektro,
2001]. Bluetooth adalah suatu standar global terbuka untuk radio link yang
mampu menyediakan koneksi tanpa kabel (wireless) antar PC, handhelds,
telepon mobil, printer, dan lain-lain. Spesifikasi Bluetooth menggambarkan lowpower
radio link yang dioptimalkan untuk menjamin koneksi short-range, dan lay
out langkah-langkah standar untuk menghubungkan berbagai jenis perangkat.
Bluetooth radio, yang mana dapat digabungkan/ disatukan ke dalam beberapa
perangkat elektronik, yang menawarkan suatu link komunikasi wireless yang
universal dan memungkinkan antaroperasi yang dapat dipercaya antar produk
dari manufaktur yang berbeda [3 COM]. 4. Arsitektur Bluetooth Sebuah
pandangan yang sederhana dari Bluetooth protocol stack disajikan pada Gambar
3. Di sini ditampilkan lapisan yang sesuai dengan komponen perangkat keras
dan lunak dari solusi Bluetooth. Pada PC atau PDA, alat penghubung antar
keduanya adalah physical PC bus seperti USB, Compact-Flash, atau PC Card
bus [Pratik Mehta, 2003]. Bagian perangkat keras dari stak terdiri dari radio,
baseband controller, dan Link Manager Protocol (LMP). LMP digunakan untuk
men-setup dan mengontrol link dan menerapkan keamanan link-level Bluetooth.
Lapisan atas dari stak terdiri dari logical link control dan adaptation protocol
(L2CAP), client protocols, dan application profiles. Segmen L2Cap
mengumpulkan kembali data ke dalam paket untuk transmisi. Dan juga
menghubungkan dengan client protocols seperti Bluetooth Service Discovery
Protocol (SDP), yang memungkinkan aplikasi untuk mengetahui layanan-layanan
yang mana saja yang ada tersedia pada perangkat Bluetooth, dan RFCOMM,
yang memungkinkan suatu perangkat Bluetooth untuk menandingi port serial.
Yang terakhir aplikasi “profile” yang menggambarkan bagaimana skenario

pemakai tertentu (seperti dial-up networking dan menyamakan data antara dua
perangkat) terpenuhi. Walaupun telah ditunjukkan sebagai suatu lapisan aplikasi
bagian atas di dalam diagram yang disederhanakan, suatu profile dapat
dipandang sebagai suatu irisan vertikal melalui protokol stack. Suatu profile
menetapkan pilihan wajib dan parameter untuk masing-masing protokol.
Pendekatan ini menurunkan resiko dari permasalahan antaroperasi antara
perangkat Bluetooth yang berbeda. Janner Simarmata.

INFRARED
Sinar Bio Fir

APAKAH SINAR BIO FIR?

Bagian dari Sinar Matahari
Matahari menghasilkan sinar yang
dibedakan warnanya dalam spektrum sinar
tampak dan sinar tidak tampak. Salah satu
sinar tidak tampak adalah sinar ultraviolet
yang berada pada spektrum warna violet.
Sinar tak tampak lainnya adalah Sinar-X,
Sinar Gamma dan Sinar Kosmik, yang
memiliki panjang gelombang lebih pendek
daripada Sinar Ultraviolet dan bila tidak
dikontrol sangat berbahaya bagi kehidupan
manusia dan makhluk lainnya.
Sinar Inframerah (infrared ray - IR) juga
merupakan sinar tidak tampak yang berada
pada spektrum warna merah, mendekati
spektrum sinar tampak. Dapat dikatakan
bahwa 80% cahaya matahari adalah sinar
inframerah karena lebarnya jangkauan
gelombang sinar ini (4-1000 micron). Sinar infra merah dikelompokkan dalam 3
zone : near infrared ray, middle infrared ray dan far infrared ray (FIR).
Definisi FIR Menurut Prof. Li Dong Qi
Spektrum sinar matahari terdiri dari sinar tampak dan tidak tampak. Sinar tampak
meliputi: merah, oranye, kuning, hijau dan ungu (diketahui sebagai warna
pelangi). Sinar-sinar tidak tampak antara lain adalah: Sinar Ultraviolet, Sinar-X,
Sinar Gamma, Sinar Kosmik, Mikrowave, Gelombang listrik dan Sinar
Inframerah. Gelombang elektromagnetik di antara sinar tampak dan sinar
mikrowave dinamakan Sinar Inframerah (panjang gelombang antara 0,76-1000
mikron). Karakteristik FIR adalah tidak kasat mata (tidak kelihatan), bersifat
linear (menyebar), refraktif (dapat dipantulkan), diserap oleh beberapa objek.
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.
Studi terbaru tentang Bioteknologi menemukan bahwa Sinar-Inframerah-
Gelombang-Panjang (Far Infrared Ray - FIR, dengan panjang gelombang antara
6-14 mikron) berperan penting dalam formasi dan pertumbuhan makhluk hidup.
Untuk alasan inilah, sinar inframerah ini
disebut juga Sinar Bio Genetik. Semua
makhluk hidup di Bumi selalu terdiri dari
molekul air dan protein kompleks. Molekul
air selalu tidak stabil. Jika molekul air
dioksilasikan dengan panjang gelombang
antara 8-10 mikron (itu adalah panjang
gelombang oksilasi air) akan terjadi
semacam getaran ketidakstabilan (resonansi).
Resonansi tersebut menyebabkan ionisasi
air tersebut menjadi ion Hidrogen (H+)
dan Hidroksil (OH-) terjadi dengan
kecepatan yang sangat tinggi (10/12
detik). Ionisasi ini dinamakan “Pengaktifan
Air”. Jika proses pengaktifan ini terjadi di
seluruh tubuh manusia, metabolisme sel
dan proses pembuangan sisa metabolisme sel menjadi lebih aktif dan efektif
hingga menghasilkan perkembangan sel yang menakjubkan. Sinar inframerah
dari matahari mempunyai panjang gelombang antara 3,5-10 mikron dan sinar
inframerah yang mempunyai panjang gelombang 6-10 mikron adalah sinar bio
genetik yang sangat berperan penting dalam kehidupan manusia (kita menerima
sinar ini setiap hari dari matahari).

MENGAPA KITA MEMBUTUHKAN PRODUK FIR?

Sebagaimana kita ketahui, matahari juga memancarkan berbagai macam sinar.
Maka apabila kita mendapatkan paparan sinar matahari, kita juga mendapatkan
sinar-sinar lain yang sebenarnya membahayakan, seperti Sinar Kosmik, Sinar-X,
Sinar Ultraviolet, Sinar mikro, Sinar Gamma, gelombang radio dan lain-lain.
Beberapa jenis sinar seperti Sinar Ultraviolet dapat menyebabkan kanker kulit
dan berbagai penyakit lainnya. Oleh karena itu kita membutuhkan sesuatu yang
dapat menggantikan atau menciptakan sesuatu yang dapat menghasilkan FIR.
Akhirnya, setelah 10 tahun dalam penelitiannya, Prof. Li Dong Qi menemukan
bahwa kombinasi dari 26 mineral oksida (disebut Bio-Keramik) dari Bumi ini
dapat memancarkan FIR murni.